KENDARI — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kendari menggelar Expo Perdana Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ditemui mahasiswa selama menjalani kegiatan PPL di berbagai lokasi.

Kegiatan tersebut disponsori oleh Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari dan Wardah Kosmetik dari Paragon Group. Dukungan kedua pihak tersebut turut memperkuat pelaksanaan Expo sebagai ruang pembelajaran, promosi produk, serta pengembangan wawasan kewirausahaan mahasiswa.
Expo PPL FEBI UIN Kendari menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tidak hanya mempresentasikan pengalaman selama berada di lokasi PPL, tetapi juga memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk UMKM yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat di tempat mereka melaksanakan praktik.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Dekan I FEBI UIN Kendari, Abdul Wahid Mongkito. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Muhamad Tonasa selaku ketua panitia.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menampilkan produk UMKM yang mereka ambil atau identifikasi dari lokasi PPL masing-masing. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari makanan dan minuman, produk olahan masyarakat, kerajinan, hingga berbagai produk kreatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui strategi pemasaran yang lebih modern.
Selain menampilkan produk UMKM, Expo juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia industri, lembaga keuangan syariah, serta sektor kosmetik dan ekonomi kreatif. Kehadiran Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari dan Wardah Kosmetik dari Paragon Group memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pelaku UMKM.
Bukan Sekadar Pameran Produk
Ketua panitia Expo PPL FEBI UIN Kendari, Muhamad Tonasa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa yang menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas dunia usaha di lapangan.
Menurut dia, mahasiswa selama PPL tidak hanya dituntut memahami aktivitas lembaga atau tempat mereka menjalankan praktik, tetapi juga mampu melihat potensi ekonomi yang berkembang di masyarakat.
“Expo ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membawa pengalaman mereka selama PPL ke dalam sebuah kegiatan yang produktif. Produk UMKM yang ditampilkan merupakan bagian dari potensi ekonomi yang mereka temukan di lokasi masing-masing,” ujar Muhamad Tonasa.
Ia mengatakan, dukungan dari Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari dan Wardah Kosmetik dari Paragon Group menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan sponsor tidak hanya membantu dari sisi pelaksanaan, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi dalam mengembangkan kegiatan ekonomi.
“Kehadiran sponsor memberikan motivasi kepada mahasiswa bahwa kegiatan akademik dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana sebuah kegiatan dirancang, dikomunikasikan, dan didukung oleh mitra,” katanya.
Muhamad Tonasa menambahkan, keberadaan Expo diharapkan mendorong mahasiswa memiliki kemampuan lebih dalam melihat peluang bisnis.
Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana sebuah produk dibuat, tetapi juga ditantang memahami bagaimana produk tersebut dikemas, dipromosikan, dipasarkan, dan dikembangkan agar memiliki nilai tambah.
Dorong Mahasiswa Kenali Potensi UMKM
Wakil Dekan I FEBI UIN Kendari, Abdul Wahid Mongkito, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa aktivitas seperti Expo PPL penting untuk memperkuat pengalaman mahasiswa di luar ruang kelas.
Menurut dia, mahasiswa FEBI memiliki posisi strategis dalam melihat berbagai persoalan dan peluang ekonomi yang ada di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai karakteristik usaha masyarakat, tantangan pemasaran, hingga peluang pengembangan UMKM melalui pendekatan ekonomi dan bisnis.
Abdul Wahid juga mengapresiasi dukungan Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari dan Wardah Kosmetik dari Paragon Group yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Expo.
Menurutnya, keterlibatan mitra eksternal menunjukkan bahwa kegiatan mahasiswa memiliki nilai strategis dan dapat menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik dengan dunia usaha.
“Kolaborasi seperti ini penting karena mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kerja, dunia usaha, dan pengembangan produk. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan pada masa mendatang,” ujar Abdul Wahid.
Expo tersebut juga memperlihatkan bahwa pelaksanaan PPL dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang tidak berhenti pada kewajiban akademik.
Pengalaman mahasiswa di lokasi PPL dapat dikembangkan menjadi gagasan bisnis, inovasi produk, maupun model pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dari Lokasi PPL ke Ruang Expo
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam Expo Perdana PPL FEBI UIN Kendari adalah konsep membawa produk dari lokasi praktik ke lingkungan kampus.
Mahasiswa berperan sebagai penghubung antara pelaku UMKM di lokasi PPL dengan lingkungan akademik.
Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan masyarakat sekitar lokasi PPL kemudian diperkenalkan kepada civitas akademika dan pengunjung Expo.
Konsep tersebut sekaligus memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai proses kurasi produk, penataan stan, komunikasi pemasaran, hingga interaksi langsung dengan calon konsumen.
Dengan demikian, Expo tidak hanya menjadi ajang menampilkan produk, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa FEBI untuk mempraktikkan ilmu ekonomi, bisnis, manajemen, pemasaran, dan kewirausahaan.
Kehadiran Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari juga memperkenalkan kepada mahasiswa pentingnya pemahaman mengenai layanan keuangan syariah dan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Sementara itu, keterlibatan Wardah Kosmetik dari Paragon Group memberikan gambaran mengenai pengelolaan merek, inovasi produk, strategi pemasaran, serta pentingnya membangun kepercayaan konsumen.
Kedua sponsor tersebut menjadi bagian dari ekosistem kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dengan praktik bisnis secara lebih nyata.
Menjembatani Kampus dan Dunia Usaha
Pelaksanaan Expo Perdana PPL FEBI UIN Kendari menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pembelajaran akademik dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Mahasiswa diharapkan mampu melihat bahwa UMKM bukan hanya objek yang dipelajari dalam teori, tetapi merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi yang membutuhkan inovasi, pendampingan, akses pasar, pembiayaan, serta pemanfaatan teknologi.
Dukungan Pegadaian Syariah PT Pegadaian Area Kendari dan Wardah Kosmetik dari Paragon Group juga memperlihatkan pentingnya peran mitra dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lanjutan, baik dalam bentuk edukasi, pelatihan, pendampingan usaha, maupun pengembangan kegiatan kewirausahaan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Kendari menunjukkan bahwa PPL dapat menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenali potensi ekonomi daerah sekaligus membangun pengalaman kewirausahaan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, mitra industri, lembaga keuangan syariah, perusahaan kosmetik, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
Expo Perdana PPL FEBI UIN Kendari pun tidak sekadar menjadi panggung bagi mahasiswa untuk memamerkan produk. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi titik temu antara kampus, mahasiswa, UMKM, lembaga keuangan syariah, dunia industri, dan potensi ekonomi masyarakat yang ditemukan selama proses pembelajaran di lapangan.