Loading...
Pengumuman

Didukung Pegadaian Kendari, Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari Bangun Platform Digital untuk Cetak Wirausahawan Eksportir

tonasa
10 August 2026
Editor: tonasa
Didukung Pegadaian Kendari, Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari Bangun Platform Digital untuk Cetak Wirausahawan Eksportir
simulasi AI


KENDARI — Dunia pendidikan tinggi dituntut tidak lagi hanya menghasilkan lulusan yang memahami teori, tetapi juga mampu membaca peluang dan menjalankan bisnis di tengah perubahan ekonomi digital. Menjawab tantangan itu, Laboratorium Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kendari mengembangkan platform website digital marketing yang dirancang sebagai ruang belajar dan praktik bisnis bagi mahasiswa.

Pengembangan platform tersebut mendapat dukungan dari PT Pegadaian Area Kendari. Dukungan dunia industri ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana pembelajaran berbasis digital sekaligus mendorong mahasiswa mengenal praktik bisnis secara lebih nyata.

Platform yang dikembangkan Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari tidak hanya diarahkan sebagai website untuk menampilkan produk. Website tersebut diproyeksikan menjadi laboratorium digital tempat mahasiswa belajar mengenai pemasaran, pengembangan merek, pengelolaan produk, strategi penjualan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Kepala Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari, Muhamad Tonasa, S.Ak., M.Ak., mengatakan kehadiran platform tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan pembelajaran kewirausahaan dengan perkembangan dunia bisnis.

Menurut Tonasa, mahasiswa perlu memperoleh pengalaman yang lebih konkret dalam mengelola bisnis. Pembelajaran tidak cukup berhenti pada teori tentang pemasaran dan kewirausahaan, tetapi harus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mencoba, mengembangkan produk, memasarkan, dan membaca respons pasar.

“Mahasiswa harus diberikan ruang untuk belajar bisnis secara nyata. Mereka tidak hanya belajar bagaimana membuat produk, tetapi juga bagaimana membangun merek, memasarkan produk melalui kanal digital, membaca kebutuhan konsumen, dan melihat peluang pasar yang lebih luas,” kata Tonasa.

Ia mengatakan platform tersebut nantinya dapat menjadi wadah mahasiswa untuk mengembangkan berbagai gagasan dan produk usaha. Dengan memanfaatkan teknologi digital, produk yang dikembangkan mahasiswa diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan kampus atau pasar lokal, tetapi memiliki peluang untuk diperkenalkan ke pasar yang lebih luas.

Salah satu orientasi yang ingin dibangun melalui laboratorium tersebut adalah memperkenalkan mahasiswa pada bisnis ekspor dan pasar internasional, termasuk peluang pasar Uni Eropa.

Tonasa menilai pengenalan pasar internasional sejak mahasiswa penting untuk membangun pola pikir kewirausahaan yang lebih global. Mahasiswa perlu memahami bahwa perkembangan teknologi telah membuat batas pasar semakin terbuka.

Namun, untuk mencapai pasar ekspor, mahasiswa juga perlu memahami berbagai aspek bisnis, mulai dari kualitas produk, kemasan, branding, legalitas, strategi pemasaran, logistik, transaksi internasional, hingga karakter konsumen di negara tujuan.

“Targetnya bukan sekadar mahasiswa bisa berjualan secara online. Kami ingin mereka memahami bagaimana sebuah produk dapat dipersiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk bagaimana melihat peluang bisnis ekspor,” ujarnya.

Dukungan Pegadaian

Kehadiran PT Pegadaian Area Kendari dalam pengembangan platform tersebut menjadi salah satu bagian penting dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Dukungan Pegadaian tidak hanya dipandang sebagai dukungan terhadap pembangunan sebuah website, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi dunia usaha dalam mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan dan literasi bisnis mahasiswa.

Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi mahasiswa tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Dunia industri juga memiliki ruang untuk berkontribusi melalui dukungan terhadap inovasi pembelajaran, teknologi, dan pengembangan kapasitas generasi muda.

Bagi FEBI UIN Kendari, dukungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat Laboratorium Bisnis sebagai ruang pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan dunia usaha.

Platform digital yang dikembangkan diharapkan dapat mempertemukan tiga kepentingan sekaligus: pembelajaran mahasiswa, pengembangan produk, dan perluasan pasar.

Mahasiswa dapat menggunakan platform tersebut untuk menguji gagasan bisnis mereka secara langsung. Produk yang dikembangkan dapat dipromosikan melalui kanal digital, sementara proses pemasaran menjadi bagian dari pengalaman belajar yang dapat dievaluasi.

Dengan pola tersebut, laboratorium tidak lagi hanya menjadi ruang praktik tambahan, tetapi dapat berkembang sebagai ruang eksperimentasi bisnis mahasiswa.

Dari Kendari Menuju Pasar Global

Visi menuju pasar Eropa menjadi salah satu arah jangka panjang dari pengembangan platform tersebut. Kendari dan Sulawesi Tenggara memiliki berbagai potensi produk yang dapat dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi.

Tantangannya adalah bagaimana mahasiswa mampu mengubah potensi tersebut menjadi produk yang memiliki daya saing, memiliki identitas merek, dikemas secara profesional, serta mampu dipasarkan melalui jaringan digital.

Karena itu, Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari ingin menjadikan teknologi sebagai jembatan antara potensi lokal dan peluang pasar global.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk membangun usaha.

Dalam konteks tersebut, dukungan PT Pegadaian Area Kendari menjadi bagian dari upaya mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan pembelajaran, pendampingan, literasi keuangan, kewirausahaan, dan pengembangan bisnis mahasiswa.

Tonasa mengatakan pembangunan platform akan dilakukan secara bertahap. Ke depan, Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari diharapkan dapat menjadi salah satu pusat pembelajaran kewirausahaan digital yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa.

“Harapan kami, mahasiswa FEBI UIN Kendari memiliki keberanian untuk membangun bisnis sejak dari kampus. Mereka belajar dari prosesnya, memperbaiki produknya, memahami pasarnya, dan secara bertahap memiliki orientasi untuk membawa produk lokal menuju pasar yang lebih luas,” kata Tonasa.

Dengan dukungan dunia industri dan penguatan fasilitas digital, Laboratorium Bisnis FEBI UIN Kendari kini diarahkan bukan hanya untuk mengajarkan mahasiswa cara berbisnis, tetapi juga bagaimana membangun bisnis yang mampu beradaptasi dengan teknologi dan bersaing di pasar global.

Dari Kendari, langkah kecil itu dimulai: mengubah laboratorium menjadi ruang praktik bisnis digital dan menyiapkan mahasiswa untuk melihat pasar yang lebih jauh dari batas kampus—hingga pasar internasional.

Bagikan:
Space Iklan Premium
Tingkatkan Omzet Bisnis Anda!

Jangkau ribuan mahasiswa dan pelaku UMKM di ekosistem E-Biz FEBI setiap harinya.

Pasang Iklan Sekarang
Official Partner
Promo Pegadaian
Butuh Modal Usaha Syariah?

Ajukan pembiayaan mudah dan aman untuk UMKM Anda bersama Pegadaian.

Ajukan Sekarang
Promosikan Bisnismu

Space tersedia (300 x 250px)
Klik untuk detail